Yoghurt dan Khasiatnya


Berbagai macam khasiat yoghurt

Pada awal abad ke-20, Metchnikoff mengungkapkan, konsumsi yoghurt yang
teratur dapat memperpanjang usia. Pernyataan tersebut mengakibatkan
peningkatan produksi yoghurt secara komersial di beberapa negara.

Menurut Iwasaki (1994) yoghurt dapat diketagorikan sebagai salah satu
makanan multifungsional (multifunctional food), yaitu makanan yang
berfungsi untuk mengatasi berbagai penyakit sehingga dapat mendongkrak
kesehatan dan kebugaran tubuh. Beberapa peneliti telah menunjukkan,
mengonsumsi yoghurt dapat menurunkan kadar kolesterol darah.

Yoghurt mengandung suatu faktor yang dapat menghambat sintesis
kolesterol sehingga kolesterol menurun dan mencegah terjadinya
penyumbatan pembuluh darah aterosklerosis penyebab penyakit jantung
koroner. Menurut Yaguchi, Goto, dan Okonogi (1992), manfaat minum
yoghurt dan susu terfermentasi lainnya adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan pertumbuhan. Hasil penelitian dengan tikus percobaan
menunjukkan bakteri yang hidup pada yoghurt terutama Streptococcus
thermophilus, memiliki kemampuan untuk meningkatkan pertambahan berat
badan tikus, yaitu dengan cara meningkatkan daya cerna dan absorpsi
pada saluran pencernaannya.

2. Mengatur saluran pencernaan. Asam laktat dari yoghurt dapat
merangsang gerakan peristaltik hampir pada semua bagian dalam saluran
pencernaan. Rangsangan gerakan peristaltik tersebut dapat memelihara
kesehatan tubuh melalui peningkatan proses pencernaan, penyerapan,
pembuangan feses, dan pembuangan bakteri patogen dari saluran
pencernaan.

3. Memperbaiki gerakan perut. Suatu penelitian yang dilakukan pada
sejumlah lansia menunjukkan, pemberian kultur streptococcus
thermophilus dapat meningkatkan gerakan perut dari 4,8 kali dalam 10
hari menjadi 5,7 kali. Gerakan perut ini diperlukan untuk memperlancar
proses pengeluaran feses. Pada saat yoghurt melalui saluran pencernaan
terjadi peningkatan jumlah bakteri bifidobacterium yang ikut berperan
dalam menormalkan gerakan perut.

4. Antikanker. Penelitian pada tikus menunjukkan, penggandaan sel-sel
kanker pada tikus yang diberi makan yoghurt lebih terhambat daripada
tikus percobaan tanpa yoghurt. Bakteri-bakteri yang berperan dalam
fermentasi susu dapat mengubah zat-zat prekarsinogenik yang ada dalam
saluran pencernaan sehingga dapat menghambat terjadinya kanker.

5. Menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Asam laktat dapat
mengurangi atau membunuh bakteri patogen (bakteri penyebab penyakit)
dan menekan produksi senyawa-senyawa berbahaya, seperti amin, fenol,
skatol, dan H2S yang diproduksi oleh bakteri patogen. Bakteri
penghasil asam laktat juga memproduksi antibiotik yang dapat
menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Oleh karena itu, yoghurt
mempunyai nilai pengobatan terhadap lambung dan usus yang terluka.

6. Membantu penderita lactose intolerance. Minum susu terfermentasi
seperti yoghurt sangat dianjurkan bagi orang mengalami defisiensi
enzim. Bakteri asam laktat dapat memfermentasi laktosa yang ada di
dalam susu menjadi glukosa dan galaktosa, serta merangsang sekresi
enzim laktase di dalam saluran pencernaan.

7. Antidiare. Yoghurt dapat mencegah aktivitas dan pertumbuhan
berbagai bakteri patogen penyebab gastrointeritis pemicu penyakit
diare. Lactobacillus bulgaricus (salah satu bakteri yang berperan
dalam pembentukan yoghurt) dapat memproduksi bulgarican, yaitu
antimikroba yang efektif untuk menghambat organisme patogen.
dari berbagai sumber.

Indoforum.org

Tinggalkan komentar

Filed under Health info, Juice, Minuman, Yoghurt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s